Ditemukan di Dasar Laut, Benda ini Diduga UFO

Posted on

ditemukan-di-dasar-laut-benda-ini-diduga-ufo

Kabar terhangat datang dari negara paling utara Amerika, Kanada. Sebuah objek misterius ditemukan di dasar laut Bank Island. Benda misterius tersebut ditemukan oleh Sean Smyrichinsky, seorang nelayan yang berasal dari Kanada. Sean mengungkapkan jika dia menduga benda misterius itu sebuah bom yang berasal dari luar angkasa atau UFO (Un-identified Flying Object) yang terhempas ke laut.

Pekan lalu, Sean memaparkan awal mula dia menemukan benda misterius itu. Dia berkata, “ini mirip seperti potongan bagel”. “Saya keluar dari penyelaman dan saya muncul, saya mulai mengatakan kepada kru saya, ‘Ya Tuhan, saya menemukan sebuah UFO, saya menemukan hal aneh yang pernah saya lihat!..,” lanjutnya.

Kepada CBC News, Smyrichinsky berkata, “Saya sedikit jauh dari perahu saya dan saya menemukan sesuatu yang saya tidak pernah lihat sebelumnya.”

Berselang setelah Smyrichinsky menemukan benda misterius itu, kemudian dia melakukan riset foto di internet, namun dia terkaget karena benda misterius yang dia temukan ternyata bom nuklir Mark IV, yang berjuluk “Fat Man”. Bom nuklir berbahaya itu hilang setelah pesawat pengebom milik Angkatan Udara AS jatuh selama Perang Dingin.

Lalu dia mempelajari sejarah bagaimana pesawat pengebom AS, Convair B-36B jatuh. Pada bulan Februari 1950, Pesawat Convair B-36B terbakar dan jatuh. Saat itu, kru melompat keluar dari pesawat, yang terbang dari Alaska ke Texas, sebelum akhirnya menabrak gunung di lepas pantai British Columbia.

Kabar gempar tersebut langsung mencuat dan Angkatan Laut Kanada langsung terjun melakukan penyelidikan atas penemuan bom nuklir tersebut. Dua kapal dikirim ke lokasi temuan, yang merupakan lokasi dimana pesawat pengebom nuklir AS jatuh selama Perang Dingin.

Mayor Steve Neta dari Angkatan Bersenjata Kanada mengatakan kepada CBC News bahwa temuan yang diyakini bom nuklir yang hilang itu adalah kapsul tiruan.

Dia juga mengatakan ada sedikit risiko jika temuan itu adalah senjata nuklir, tetapi Angkatan Laut Kanada mengirimkan kapal untuk menyelidikinya.