Jangan Gunakan Cotton Buds, Ini Cara Aman Bersihkan Telinga

Posted on

Memiliki lubang telinga yang berair karena keringat ataupun kotoran tentu sangat mengganggu kenyamanan kita. Terkadang air dan kotoran tersebut bercampur dengan bakteri sehingga menempel pada dinding telinga.

Nah, kotoran telinga inilah yang kemudian terkadang sulit untuk dibersihkan. Jika kamu mengalami hal ini, sebaiknya jangan memaksa untuk mengeluarkannya jika telinga terasa sakit atau keluar cairan yang tampak beda dari kotoran telinga pada umumnya.

Nah, melansir TribunStyle.com, berikut tips sederhana bersihkan kotoran telinga yang aman:

  1. Jangan menggunakan earcandles

Belum ada bukti ilmiah yang menjelaskan bahwa earcandle dapat membersihkan telingan secara efektif. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa earcandles berpotensi menyebabkan gangguan serius.

  1. Jangan menggunakan cotton buds, penjepit rambut, atau benda lain yang terlalu besar untuk membersihkan telinga.

Alih-alih membuatnya bersih, alat-alat tersebuta malah akan memasukkan kotoran jauh lebih dalam.

  1. Kamu dapat menggunakan cairan wax softener yang bisa kamu semprotkan dengan menggunakan semacam pipet setiap malam selama satu atau dua minggu.

Pastikan cairan wax softener memiliki temperatur tubuh ketika disemprotkan ke telingan karena akan membuat kepala pusing jika digunakan di suhu beda.

  1. Jika kotoran telingan telah lunak, kamu hanya perlu menyemprotkan air hangat agar kotoran keluar dari liang telinga.

Arahkan air ke telinga, lalu miringkan kepala agar posisi telinga menghadap ke bawah sehingga kotoran ke luar.

Fakta Menarik Kotoran Telinga – 6 Hal Berikut Tunjukkan Kondisi Kesehatan Seseorang

Mungkin beberapa orang menganggap kotoran telinga adalah hal jorok yang tidak memiliki makna. Namun, ternyata kita bisa mengetahui kondisi kesehatan tubuh kita dengan mengamati zat yang diproduksi telinga tersebut. Warna dan konsistensi dari air kecil, kotoran, air liur, dan lendir bisa menjadi signal kondisi kesehatan.

Hal itu juga berlaku untuk zat yang diproduksi oleh telinganmu. Kotoran telinga bermanfaat untuk menjaga telinga dari bakteri dan debu yang berusaha masuk ke dalam telinga.

Dilansir dari women’shealthmag.com, berikut 6 tanda yang bisa kamu gunakan untuk mengecek kesehatan telingamu:

  1. Jika telinga berair dan memiliki warna kehijauan

Jika kamu sedang berkeringat, munculnya air di telinga menjadi hal yang wajar. Namun ketika badanmu tidak memproduksi keringat dan mendapati cairan berwarna kehijau atau kekuningan maka hal itu menunjukkan bahwa telingamu sedang mengalami infeksi.

  1. Jika telinga berair atau kering

Kondisi telinga sebenarnya juga dipengaruhi oleh kondisi genetik. Sebuah penelitian dalam the journal Nature Genetics menemukan kebanyakan orang Asia memiliki kotoran telinga kering, sementara orang Afrika dan Eropa memiliki kotoran telingan yang lengket dan basah. Hal ini menjelaskan adaptasi genetik dengan alam di mana nenek moyang mereka hidup.

  1. Jika telinga mengeluarkan bau yang kuat

Jika telingamu memproduksi bau yang kurang sedap itu dapat diartikan bahwa telingamu mengalami infeksi atau luka dibagian telinga tengah. Hal ini dapat menjelaskan beberpa simtom seperti media otitis kronis. Jika hal ini dicampur dengan kondisi yang buruk di telinga bagian tengah, kamu dapat mengdiagnosis sementara bahwa kamu sedang mengalami masalah keseimbangan tubuh.

  1. Jika terjadi infeksi pada gendang telinga

Infeksi atau air mata di dalam telinga bagian tengah dapat mengakhibatkan pertumbuhan abnormal kulit pada telinga yang disebut dengan kolesteatoma. Ini semacam kista yang dapat mengisi liang telinga. Tekanan dan rasa sakit di telinga juga menjadi gejala penyakit ini.

  1. Jika telinga memerlukan tindakan pengambilan kotoran

Jika kamu mengalami keratitis obturans atau penumpukan deskuamasi lapisan keratin epidermis pada liang telinga, kamu akan mendapati kesulitan untuk mengambil sumbatan ini. Kamu akan merasa telingamu sakit dan kepenuhan dengan kotoran.

  1. Jika kotoran telingan mengering dan seperti serpihan

Perubahan kotoran telinga yang mengering tidak berarti menandakan kamu sedang sakit. Perubahan ini mengindikasikan bahwa kamu bertumbuh semakin tua. Jangan panik jika kelenjarmu mulai mengering tidak seperti saat muda.

Sumber: tribunnews.com