Inilah Kisah Hong Hana, Wanita Berjilbab yang Didiskriminasi di Korea Selatan

Posted on

Perbedaan memang terkadang tidak bisa diterima oleh semua orang. Malah, terkadang juga perbedaan mengajarkan kita akan banyak hal, mengajarkan untuk bersabar dan menerima kenyataan. Setidaknya hal ini yang dialami dan diceritakan oleh seorang wanita muslim asal Uzbekistan di acara TV Korea Selatan, Hello Counselor.

Hello Counselor sendiri adalah acara yang ditayangkan oleh Korea Broadcasting Channel (KBS) yang memfasilitasi orang-orang biasa untuk menceritakan kisah hidupnya. Biasanya mereka yang datang ke acara ini adalah orang-orang yang sulit untuk mengomunikasikan permasalahannya melalui cara lain. Acara yang pernah mendapat penghargaan Top Excellence Award for Variety Show ini dibawakan oleh Shin Dong-Yup, Lee Young-ja, Jung Chan-woo, Kim Ta-gyun dan Choi Tae-joon.
Dalam ceritanya, Hong Hana yang bernama asli Abdullayeva Dilafruz Bahodirjanovna ini mengisahkan bahwa ia pertama kali datang ke Korea pada tahun 2007. Ia menikah dengan orang Korea dan telah dianugerahi dua orang anak bernama Hong Jimin (6 tahun) dan Ahn Noori (3 tahun). Kini ia sudah bercerai dengan suaminya dan harus membesarkan kedua anaknya sendiri. Setelah hidup sembilan tahun di Korea, baru dua tahun lalu ia secara resmi menjadi warga negara Korea.
Sekarang ia bekerja sebagai seorang penerjemah di sebuah kantor polisi. Pekerjaan itu ia dapatkan dengan susah payah akibat permasalahan diskriminasi yang ia alami. Wanita berusia 32 tahun ini kebetulan menguasai empat bahasa yaitu Inggris, Rusia, Korea, dan Uzbekistan. Pelafalan Koreanya dipuji sangat bagus bahkan melebihi orang-orang asli Korea.
2a
Lanjut halaman berikutnya